Untuk
memasak makanan diperlukan energi panas. Energi panas ini dapat diperoleh dari
pembakaran bahan bakar gas, minyak tanah, atau kayu bakar. Untuk menjalankan
mesin-mesin di pabrik dan alat transportasi juga diperlukan energi yang
diperoleh dari bahan bakar. Bahan bakar merupakan salah satu contoh sumber
energi panas. Energi yang terkandung dalam suatu zat disebut entalpi dengan
lambang H. Setiap reaksi kimia selalu disertai perubahan entalpi (H).
Pada reaksi kimia energi yang dilepaskan maupun diserap berbentuk kalor. Kalor
dapat berpindah dari system ke lingkungan atau dari lingkungan ke sistem. Pada
bab ini akan diuraikan
tentang
sistem dan lingkungan, perubahan entalpi, penentuan H reaksi, dan dampak pembakaran bahan bakar
terhadap lingkungan.

A.Sistem
dan Lingkungan
Matahari
adalah ciptaan Tuhan yang merupakan sumber energi bagi alam semesta baik berupa
energi panas maupun energi cahaya. Tumbuhan hijau menyerap cahaya matahari dan
mengubah zat-zat pada daun menjadi karbohidrat melalui fotosintesis.
Karbohidrat merupakan sumber energi bagi makhluk hidup. Peristiwa ini merupakan
salah satu contoh hukum kekekalan energi yaitu energi tidak dapat diciptakan
atau dimusnahkan, energi dapat diubah dari suatu bentuk energi menjadi bentuk
yang lain.
Peristiwa lain yang
menunjukkan hukum kekekalan energi pada kimia, misalnya batu baterai dapat
menyalakan lampu senter. Pada batu baterai reaksi kimia yang terjadi
menghasilkan energi listrik, kemudian energi listrik berubah menjadi energi
cahaya. Pada proses-proses tersebut tidak ada energi yang hilang tetapi energi
berubah ke bentuk energi lain. Terjadinya perpindahan energi pada sistem dan
lingkungan dapat digambarkan seperti Gambar 3.1.
Pada
Gambar 3.1(a), bahan bakar bereaksi dengan gas oksigen di udara dan menimbulkan
panas di sekelilingnya. Pada proses ini terjadi perpindahan energi dari sistem
ke lingkungan. Pada Gambar 3.1(b), daun yang berklorofil berfungsi sebagai
sistem akan menyerap sinar matahari dan CO2 dari lingkungan, karbon dioksida
bereaksi dengan air membentuk karbohidrat dan gas oksigen dalam proses
fotosintesis. Pada proses ini terjadi perpindahan energi dari lingkungan ke
sistem. Berdasarkan ini maka sistem adalah segala sesuatu yang dipelajari
perubahan energinya, sedangkan lingkungan adalah segala yang berada di
sekeliling sistem. Dalam ilmu kimia, sistem adalah sejumlah zat yang bereaksi,
sedangkan lingkungan adalah segala sesuatu di luar zat-zat tersebut misalnya
tabung reaksi.
Jenis-Jenis perubahan Entalpi
Perubahan entepi Pengatoman
Standar
Entalpi
Pengatoman Standar adalah perubahan entalpi yang terjadi pada pengubahan 1 mol
suatu senyawa menjadi atom-atomnya dalam bentuk gas pada keadaan standar.
Entalpi
pengatoman gas metana / CH4 = +1,662 kJ/mol persamaan termokimianya ditulis :
CH4(g)
-> 2 C(s) + 4 H(g) ; dHs = +1,662 kJ/mol
- Entalpi Pelarutan Standar dHs0
Entalpi
pelarutan standar, subskrip s berarti pelarutan / solubility adalah perubahan
entalpi yang terjadi pada pelarutan 1 mol suatu zat dalam suatu pelarutan
diukur pada keadaan standar.
NaOH(s)
?NaOH(aq) ; dHos = -23 kj/mol
- Perubahan Entalpi Netralisasi dHn0
Perubahan
entalpi netralisasi adalah perubahan entalpi yang terjadi pada saat reaksi
antara asam dengan basa baik tiap mol asam atau tiap mol basa.
b. Perubahan Entalpi
Penguraian Standar Hd
Perubahan entalpi
penguraian standar merupakan kebalikan dari perubahan entalpi pembentukan.
Hd suatu zat adalah perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi
penguraian 1 mol zat menjadi unsur-unsur pada keadaan standar.
Contoh:
H2O(l)
H2(g) + 1
2 O2(g) Hd = +285,8 kJ mol–1
CO2(g)
C(s) + O2(g) Hd = +393,5 kJ mol–1
Marquis de Laplace dari
Prancis dalam penelitiannya menemukan bahwa jumlah kalor yang dibebaskan pada
pembentukan senyawa dari unsur-unsurnya sama dengan jumlah kalor yang
diperlukan pada penguraian senyawa tersebut menjadi unsur-unsurnya. Pernyataan
ini dikenal sebagai Hukum Laplace.
D. Kalor Pembakaran
Bensin, minyak tanah,
solar, dan LPG merupakan bahan bakar yang banyak digunakan, sebab dari proses
pembakarannya menghasikan energi yang cukup besar. Selain bahan bakar dari
minyak bumi telah dipikirkan pula bahan bakar alternatif sebab minyak bumi
termasuk sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Bahan bakar alternatif
misalnya alkohol dan gas hidrogen. Alkohol sudah banyak digunakan sebagai bahan
bakar kendaraan. Di Brazil kendaraan
hampir 50% menggunakan
bahan bakar campuran 95% alkohol dan 5% air. Kalor pembakaran didefinisikan
sebagai berikut. Kalor pembakaran adalah kalor yang dibebaskan apabila 1 mol
bahan bakar terbakar dengan sempurna dalam oksigen berlebihan.
Contoh:
CH4(g) + 2 O2(g)
CO2(g) + 2 H2O(l) H = -889 kJ
C3H8(g) + 5 O2(g)
3 CO2(g) + 4 H2O(l) H = -1364 kJ
Selain energi panas,
pembakaran ada juga yang menghasilkan energi bunyi dan energi cahaya, seperti
kembang api dan petasan. Kalor pembakaran beberapa bahan bakar dapat dilihat
pada Tabel 3.3.Tabel 3.3 Harga kalor pembakaran beberapa bahan bakar.
SEMOGA BERMANFAAT 'Terima Kasih'
Tidak ada komentar:
Posting Komentar